DAUN YANG JATUH TAK PERNAH MEMBENCI ANGIN

 

Mau cerita sedikit tentang saya dan novel ini. Saya teringat ketika pertama kali melihat novel ini, dipinjami kakak, melihat cover nya yang hijau langsung saja tertarik dan,,ternyata karangan Pak Tere Liye. Wah,,semakin menggebu-gebu rasa saya untuk membaca nya. Jelas saja, Pak Tere Liye telah berhasil menguras air mata saya (yang tak seberapa kokoh tanggulnya, hee) lewat novel Rembulan Tenggelam dimatamu dan Hafalan Sholat Delisa. Udah baca??jangan lupa baca ya :). Oya Bidadari-bidadari syurga juga bagus sekaliii. Trus serial Anak Amak juga katanya keren (saya belum baca, hehe), iya, saking kerennya jadi di filmkan tu di serial Anak Kaki Gunung. Heheh..ngiklan.

 

Dalam novel ini diceritakan tentang pertemuan 2 orang anak manusia. Pertemuan yang tak terduga dan proses panjang yang luar biasa akhirnya menyatukan hati mereka dalam ikatan yang entah tak tau namanya. Namun takdir berkata lain, mereka akhirnya tidak pernah tersatukan dalam ikatan resmi apa-apa dan akhirnya mereka ikhlas menerimanya. Ya, singkat cerita begitulah kira-kira (terlalu singkat ya?hehe, baca aja kalo mau lengkap yak).

 

Oya, bagi yang tidak suka baca teenlit karna kisah romans yang agak-agak gimana gitu, jangan khawatir, ini bukan cerita roman picisan (menurut hemat saya,hehe), banyak hikmah yang bisa diambil dari kisah cinta ini. Alurnya yang maju mundur juga membuat cerita semakin menarik. Satu hal lagi munkgin, judul novel yang abstrak dan berbau go green tampaknya juga menambah nilai plus novel ini J. Dulu saya sempat bingung kenapa diberi judul ini “ Daun yang jatuh tak pernah membenci angin” nah,,setelah membaca nya saya jadi menduga-duga, bisa jadi karena dalam novel ini memang sering kali disebut-sebut pohon Linden dan daunnya. Ya berkali-kali. Itu dugaan saya saja waktu itu, meski sebenarnya belum puas dengan dugaan itu.  Suatu hari ketika saya baca alqur’an surah Al-an’am ayat 59, saya baru meyadari mungkin maksud Pak Tere Liye bisa jadi ini, ya bisa jadi,

Tentang takdir, tentang kekuasaan dan keMahaTahuan Allah tentang perihal ghaib termasuk masa depan. Jalan hidup kita, semuanya, memang sudah digariskan Allah, tidak perlu menyalahkan orang lain atas keadaan diri kita hari ini. Tidak perlu menyalahkan angin. Terima saja. Ikhlaskan saja. Berprasangka baik pada Allah itulah solusinya. Karena Allah punya rencana lain yang Insya Allah jauh lebih indah.

 

ya,,ya,,Daun yang Jatuh tak Pernah membenci angin karena itulah Sunnatullah.

 

Aku daun

Aku suka angin

Angin yang sepoi2 hingga gemerisik aku

Membuatku melambai membelai batang

Terlihat indah

 

Aku daun

Aku suka angin

Angin yang kencang hingga gugur aku

Membuatku membumi, bertemu tanah, terurai

Terasa damai

 

Aku daun

Aku suka angin walau bagaimana pun

Tak peduli angin macam apa pun

 

(bait2 ngasal, jangan dicari dalam novel daun yang jatuh tak pernah membenci angin ya :p)

 

*hasil kira-kira saya, bukan ahli sastra, hehe

*untuk para penggemar novel karangan Tere Liye, terkhusus my 2 beloved sisters dan blogger yang juga sudah menulis ulasan tentang novel ini J

 

February Rain 2012 (still) di jam2 nokturnal modem yang tak seberapa kecepatannya :p

 

 

 

 

 

 

10 thoughts on “DAUN YANG JATUH TAK PERNAH MEMBENCI ANGIN

  1. aku adalah daun yang gugur
    aku berserah diri kepada pemilik angin
    jauh atau dekat angin membawaku, tak mengapa
    aku hanya ingin menyuburkan bumi tempat ku bernaung

    sebuah penyegaran bagi saya membaca tulisan2 mbak efit, go green n keep green bcoz i lke green too hehe..

  2. saya juga penggemar tere-liye…
    saya sudah baca serial anak-anak mamak, kecuali yg amelia….
    saya juga sudah baca daun yang jatuh tak pernah membenci angin, rembulan tenggelam diwajahmu, hafalan sholat delisa,

    semua novelx menarik-menarik sekali…
    saya suka, saya suka…
    hahahahah

    oy puisix bagus juga t….

  3. Jangankan cewek, ane yang cowok pun menangis membaca karya-karya Bang Tere Liye. Teringat saat baca Hafalan Shalat Delisa di atas Kereta pada perjalanan Yogyakarta-Jakarta, sibuk menyembunyikan muka dari penumpang sebelah karena air mata jatuh tidak tertahankan T_T

    • haha…
      yup da
      wlaupun novel2 beliau yang terbaru akhir2 ini tak smpat lg terbaca..di bacapun entah kenapa ter skip-skip…

Wanna say something?? Tafadhdhol :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s