M.A.T.U.R.E

Dewasa itu adalah

ketika tak lagi dirajai  hawa nafsu,.

yang tak lagi berteriak-teriak ketika marah

atau mendiamkan diri dalam muka masam karna memendam

ia yang tau bagaimana marah yang benar

Dewasa itu adalah

ketika ada masalah dan tidak pernah bilang  “kan sudah kubilang “

yang tau bagaimana menjadi problem solver tidak hanya critisizer

ia yang bisa menjadi tranquilizer penenang bukan Steamer mesin penggalau

Dewasa itu adalah

ketika ada hati yang tergores, luka karenanya, tak segan berkata maaf

yang tak cemaskan harga diri demi pinta kerelaan

juga yang  memberi maaf tanpa menunggu permintaan

yang baginya angin keikhlasan adalah kesejukan

Dewasa itu adalah

ketika ada yang jatuh, seketika tangan terulur

yang tau kapan harus bergegas

yang tak menunggu orang lain yang berbuat

Dewasa itu adalah

ketika ia sadar penuh siapa dirinya dan untuk apa ia hidup

Tiba-tiba teringat tentang pelajaran les di LIA dulu, sebuah passage tentang DEWASA a.k.a MATURE…

Ya dewasa yang tak mengikut hitungan kalender, yang tak harus sesuai dengan proporsi ukuran tubuh dan yang tak berpengaruh dengan status, kedudukan atau jabatan.

“to be old is a must, to be mature is a choice, to feel young is a right “

(quot copy paste dari sanak sakampuang nih )

-Medan, penghujung Oktober yang berkah-

*berkaca dan retak….

Wanna say something?? Tafadhdhol :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s