Tentang Siaranmu

Entahlah, mungkin pindah frekuensi, hingga siaranmu tak pernah lagi ku terima. Atau bisa jadi ada masalah dengan antenaku, goyang mungkin, sudah tak tepat letaknya hingga siaranmu tak bersih lagi kuterima. Ya, bisa jadi. Antenaku tak sekuat yang lain mungkin, terlebih angin kencang akhir-akhir ini.

Atau kau sudah berhenti siarankah? Bangkrut? Kehabisan sumber dana dan sumber daya?

Semoga tidak karna ku tau kau berada dan berdaya.

Berharap, selalulah mengudara.

 

Kutunggu engkau di frekuensi yang sama dengan antena fleksibel tahan angin tentunya.

Ketika siaranmu dan pahamku beresonansi bereaksi.

*teruntuk diri, dan saudara saudari disana yang siarannya kurindui

Setelah menyadari  lama sudah tak menonton The Black Box a.k.a TV..

hehe

4 thoughts on “Tentang Siaranmu

  1. SINI..tak ku terbangkan satelit baru agar siaranku sampai padamu…
    atau kau masih ingin aku tuk mengganti siaranku dengan siarannya..^_*

  2. hmm..

    apa mungkin terlalu banyak pendengar menyebabkan siaran menjadi sibuk n susah ditangkap di tempat masing2…

    atau mungkin juga karena memang antenanya sdg rusak ditiup angin namun masih belum sempat diperbaiki hingga sekarang dikarenakan kesibukan lain..

    tapi setidaknya jadilaa pendengar siaran yang setia di gelombang yg sama =)

    • wah wah,,,analisa yg bagus,,,nampak kali bah sense of psycholog nya,,

      hehe,,bisa jadi kak,,,hanya saja terkadang kita butuh juga ganti2 gelombang kak,,biar nambah wawasan kak,,heleh,,,

Wanna say something?? Tafadhdhol :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s