CUKUP SEKIAN dan TERIMA KASIH

Seringkali pada satu ketika kita sadar telah terlanjur

Terlanjur di jalan yang salah

Terlanjur melangkah

Terlanjur berjalan

Terlanjur berlari

Terlanjur meraih

Terlanjur memiliki

Terlanjur mencintai

KOMA

Dan lalu sang musuh sejati akan berbisik lirih

“Lanjutkan saja, sudah terlanjur”

“balik kanan pun ada duri, perih”

“Ya,sama saja mendingan maju sudah kepalang tanggung”

“Lelah sekali jika harus kembali balik lagi”

BINGUNG

Hey,

bukankah Allah sudah menjanjikan ampunan, ampunan terluas

bahkan berputus asa terhadap rahmat-Nya adalah larangan

maka mari teriakkan dan azzamkan

Cukup Sekian dan Terima Kasih

Cukup sekian ketersesatan

Terima kasih atas panjangnya perjalanan

Hari ini mari balik kanan

TITIK

One thought on “CUKUP SEKIAN dan TERIMA KASIH

Wanna say something?? Tafadhdhol :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s