RANGTALU


Celetukan sore tadi disudut markaz menjadi sebuah fikiran yang panjang dalam perjalanan pulang, kecepatan motor menjadi tidak stabil karena fikiran yang terbagi dua antara fokus adu ngebut dengan motor matic yang sok keren sejak perempatan Jalan Jati dan memikirkan sebuah hasil pemikiran kawan tentang teori sepatu yang kemudian direspon cepat oleh sel-sel kelabu yang sudah mulai kusut.

Kata teman saya sebagaimana yang disampaikan oleh temannya yang mungkin juga mendapatkan dari temannya yang lain, ….bahwa semua ini memang seperti memilih sepatu, sulit mencari ukuran yang pas.. *) teori sepatu

View original post 392 more words

Wanna say something?? Tafadhdhol :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s