Home (3)

Rumah…

Pada sudut-sudut ruangmu aku rindu…

Pada teras rumah, tempat kita menunggu pulang, papa dan sepeda motornya dan langkah-langkah mama dari kejauhan…

Pada ruang tamu, tempat belajar menghidangkan gelas dan kue2 untuk yang datang, tempat memperhatikan gelagat bagaimana yang seharusnya pada tamu yang datang, Papa Mama seolah bertindak jadi guru behaviour…

Pada ruang tengah, tempat jejak-jejak kaki kita, berlarian, berlomba lari, bernyanyi, mengaji, sang papa juri, mama audiens sejati…

Pada ruang makan tempat segala hidangan terlezat didunia dihidangkan, ya, masakan koki superhebat, Mama

Pada ruang belajar bersama, tempat kita papa les kan, sengaja dibuat untuk les tambahan atau belajar bersama dengan kawan..

Pada dapur, tempat cerita mama mengalir lepas sembari mengaduk-ngaduk gulai dalam kuali, sementara kita memotong-motong bawang atau mencuci piring, dikejutkan suara papa yang tiba-tiba muncul di jendela sembari memakul keladi untuk ikan kita di kolam dan kita semua tertawa lepas karena terkejut…

Pada lantai-lantainya, tempat sajadah kita bentangkan, berjamaah, papa imam, kita makmum…

Pada dinding-dindingnya, menggemakan suara bacaan alqur’an, suara papa yang paling khas dan jelas…
” Mengaji itu pakai suara perut ” kata Papa

Ah, Rumah…
Pada sudut-sudut ruangmu aku rindu..

Hari ini, teramat sangat..

*Medan, November Rain
Hujan, kau ingatkan aku…tentang satu rindu…di masa yang lalu…
(Backsong : Hujan by Opik)

5 thoughts on “Home (3)

Wanna say something?? Tafadhdhol :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s