Preambule

Anggaplah blog ini seperti catatan harian yang gak butuh tulisan cantik, yang gak bisa hilang, gak akan jorok dan gak pernah kehabisan kertas. Hahah..iya, saya punya masalah serius dengan catatan.Beberapa catatan yang bela-belain saya beli, dipilih yang paling cute berakhir di tempat antah berantah yang saya pun tak tau rimbanya. Sebagian lainnya teronggok dengan kondisi mengenaskan, perpaduan tulisan gak jelas (saking absurdnya) dan trauma akibat keseringan dibaca ups salah keseringan ditarok di tempat-tempat berbahaya lebih tepatnya. Bagi yang bernasib baik, beberapa masih tersusun rapi di lemari karena akhirnya saya jadi malas untuk mencatat mengingat hal-hal diatas. Tapi tapi…berhubung saya sudah semakin tua dan neuron-neuron makin usang saya jadi takut amnesia, haha. Beneran, di usia yang hampir seperempat abad ini saya merasa telah melupakan banyak hal, banyak momen, dan banyak orang. Gubrakkkk. Iya, saya pernah lupa kalau saya pernah bertemu si A. Saya pernah lupa kalau saya pernah ngomong hal penting pada si B. Iya saya pernah lupa kalau saya mengalami hal luar biasa dengan si C. Apatah lagi perihal nama, angka.. gak terhitung nama orang yang sudah saya lupakan, terakhir saya lupa nama sepupu sendiri. Parahhh. Kabar baiknya, mungkin orang pelupa kaya saya lebih cepat mupon yaa,,,yeeee,,ngarep,,haha

Jadilah saya memutuskan akan menulis apa saja yang ingin saya tulis dan tak ingin saya lupakan di blog ini.

Jangan bosan ya…

🙂

Wanna say something?? Tafadhdhol :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s