Seperempat Abad

Seperempat abad sudah saya dilahirkan, melihat angka 25 tahun nyaris saya tak percaya. Ingin teriak NOOO I WANNA STAY YOUNG -sambil ngaca-. But Time flies so fast. Baru rasanya lusa, mendarat di Medan, menjadi mahasiswa USU. Baru rasanya kemarin wisuda dan balik kampung. dan sekarang ahh saya sudah bergerak jauhh -tiba-tiba saya kangen Medan*.Bahkan, memori tentang masa kecil terasa masih dekat, serasa SMA itu tahun lalu, serasa seragam abu-abu masih baru kemaren satu nya lagi saya setrika -iya sih nyetrika seragam si Farhan :p-

Iya, saya nyadar udah gak lagi semuda dulu lebih sering karena melihat perkembangan orang lain terkhusus  adik-adik saya. Si Farhan yang dulu se bahu saya tingginya, sekarang saya harus mendongak kalau berbicara dengannya, baru kemaren rasa-rasanya menyetrika seragam merah putihnya, pulang minggu lalu seragamnya udah ganti warna aja jadi abu-abu.

Tahun ini 2015. Tahun 25 nya saya. Ternyata saya sudah tidak lagi muda. Orang bilang lewat 25 tahun tahun akan berlari semakin cepat. Mari kita buktikan seberapa cepat tua kah kita-ehh. Mungkin maksudnya, setelah 25 kita sudah dianggap dewasa, ahai apalah arti dewasa (?). Mungkin di usia 25 rata-rata sudah menamatkan pendidikan, tuntutan hidup yang lebih besar menghadang, pertanyaan-pertanyaan yang lebih dahsyat malah berdatangan. kerja apa?rencana menetap  dimana? sudah menikah? sudah punya aanak berapa?aww..IM NOT REA…..!!!!!

Baiklah, siap tidak siap inilah seperempat abad saya. Banyak hal yang terjadi diluar prediksi dan sungguh adalah rencana hidup yang telah Allah gariskan untuk saya. Semuanya. Sekarang, ketika flash back kebelakang terasa..hmm..menakjubkan. Hati saya sering cenat cenut kalau mengingatnya, terkadang melted. Betapa semuanya Allah rencanakan untuk kebaikan makhluknya. Mungkin dulu pernah ditangisi, pernah menjadi sesalan, hari ini ternyata semuanya bermakna. Alhamdulillah wa syukurillah atas segala nikmat dan rahmat yang Allah anugerahi sampai titik ini. Kalaulah disuruh menghitung tentunya tak sanggup diri. Semoga Allah limpahkan rasa syukur di dalam dada, keberkahan umur, ilmu dan rezeki. aamiin ya rabbal ‘alamiin.

Kepada Mama dan Papa, kakak Amelya Afryandes, Adik Miftahul Hidayah dan Farhan Yazid terima kasih untuk 25 tahun ini, atas segenap cinta dan doa tak terbilang. Saya mah apa atuh tanpa kalian hiks hiks.

Teruntuk saudara saudari dan sahabat-sahabat sekalian yang mendoakan, terima kasih, do’a yang sama, semoga Allah perkenankan bertambahnya kebaikan untuk kita semua. Aamiin.

My lil sissy with her special koala

My lil sissy with her special koala, how chubby it (she) is..haha

Her wish through the hard wind in the Melbourne winter " Be a good doctor"  Aamiin *melted

Her wish through the hard wind in the winter ” Be a good doctor”
Aamiin *melted

Together with my beloved Internship team and our great tutors..thank you for the unsurprising surprise :p

After Night shift, together with my beloved Internship team and our great tutors..thank you for the unsurprising surprise :p

Seperempat abad.

Sawahlunto, the little dutch, July 30th 2015.

One thought on “Seperempat Abad

  1. yeah 25
    Seperempat abad
    Semoga umur yang sudah ada,dan yang akan datang barokah

    Rasanya baru kemren disambut oleh uda uni imapaliko sebagai mahasiswa baru USU

Wanna say something?? Tafadhdhol :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s